Seperti yang kita ketahui nabi Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT, dan memiliki pasangan bernama Hawa mereka hidup berdampingan disurganya Allah, Akibat bisikan Iblis merekapun diturunkan oleh Allah kebumi karna melakukan apa yang telah Allah larang atas mereka. Akan tetapi harus kita ketahui bahwa turunnya nabi Adam dan Hawa kebumi menimbukan beberapa sebab berupa :

ka'bah
ka’bah

Jika Adam dan Hawa tidak diturunkan ke bumi, darimana manusia akan merasakan kecintaan Allah kepada mereka, karna kita mengetahui bahwasannya Allah mencintai hamba-Nya yang bersyukur, Allah mencintai hamba-Nya yang bertaubat, Allah mencintai hamba-Nya yang mengikuti Rasul-Nya, Allah mencintai hamba-Nya yang yang berjuang fisabilliah, Allah mencintai hamba-Nya yang bersabar, Allah mencintai hamba-Nya yang berbuat baik. Jika manusia selamanya di dalam surga, kapan mereka akan bersyukur, kapan mereka akan bertaubat, kapan mereka akan mengikuti perintah rasul, kapan mereka akan belajar sabar.  Kita mengetahui bahwa didalam surga sudah penuh dengan semuanya, tidak akan ada sabar, taubat, jihad, berbuat baik. Oleh karena itu agar Adam dan Hawa serta keturuannya mendapatkan cinta abadi dari Allah, maka keduanya diturunkan ke bumi.

- Advertisement-

Jika Adam dan Hawa tidak diturunkan kebumi, darimana manusia akan bisa merasakan kenikmatan surga yang penuh dengan kenikmatan, kesempurnaan, kebahagiaan, setelah mereka hidup didunia yang penuh dengan kesengsaraan, kesedihan, keputusasaan. Oleh karena itu Allah yang Maha Mengetahui dari apa-apa yang Ia ciptakan dan hikmah dibaliknya tentunya menginginkan manusia agar mereka bisa merindukan kenikmatan surga dan merasakan kebahagiaan didalamnya. Jika tidak diturunkan kedunia, maka manusia tidak akan merasakan kenikmatan setelah mereka berkesusahan, merasakan kebahagiaan setelah mereka merasakan kesedihan.

gambaran Surga
gambaran Surga

Jika Adam dan Hawa tidak diturunkan kebumi, bagaimana manusia akan mendapatkan pahala dan mendapatkan perhatian dari Allah, karna surga bukan tempat untuk membebani manusia, tapi surga adalah tempat untuk merasakan kenikmatan dari hasil perbuatan yang dilakukan. Maka Adam dan Hawa diturunkan kebumi adalah bentuk dari keiniginan Allah untuk mengetahui mana hambanya yang layak untuk mendapatkan nikmat surga, dan mana hamba-Nya yang berhak mendapatkan siksa neraka, dengan segala perintah dan larangan yang telah ditetapkan.

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta adalah Pesantren Modern untuk santri putra dan putri mulai dari jenjang Play Group, PAUD, TK, SD, MTs (Tsanawiyah), MA (Aliyah), SMA sampai Perguruan Tinggi. Kegiatan santri antara lain: Shalat berjamaah 5 waktu, mengaji Al-Qur'an, menghafal Al-Qur'an (tahfidz), percakapan bahasa arab dan inggris, latihan organisasi, latihan pidato, olah raga, pramuka, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti silat, jurnalistik, marching band, dll. Kampus Darunnajah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mini market, bank, ATM, production house, asrama, koperasi, guest house (penginapan), gedung olahraga (GOR), sekolah, perkantoran, laboratorium, dll. Darunnajah menyediakan beasiswa untuk kaderisasi. Pesantren Darunnajah memiliki 16 cabang di seluruh Indonesia.