Bengkulu/dn.com- Pondok Pesantren An-Nakhil Darunnajah 6 yang berada di kepulaun sumatra tepatnya derah Bengkulu cabang dari  Pesantren Darunnajah Jakarta  membeli tanah perkebunan Sawit seluas 70 hetar.

pada (9/3) kemaren, kini tanah yang terletak di kepulaun sumatra daerah bengkulu  itu sedang di ukur dengan mengunakan alat  Teodolite.pengukuran tanah itu di saksikan oleh beberapa pihak di antaranya Dari pihak Annakhil itu sendiri  ust. Aly Imron, ust. Caheri, Ust. Junaidi, Ust. Sigit. Sedangkan dr pihak Darmi, bapak rahmat (mandor kebun), dan 2 karyawannya. Saat ini sedang menunggu hasil ukur dari BPN.Semoga di beri kelancaran, dan dimudahkan. ujar ust.Sofwan Manaf  Pimpinan pondok pesantren Darunnajah.

SHARE
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta adalah Pesantren Modern untuk santri putra dan putri mulai dari jenjang Play Group, PAUD, TK, SD, MTs (Tsanawiyah), MA (Aliyah), SMA sampai Perguruan Tinggi. Kegiatan santri antara lain: Shalat berjamaah 5 waktu, mengaji Al-Qur'an, menghafal Al-Qur'an (tahfidz), percakapan bahasa arab dan inggris, latihan organisasi, latihan pidato, olah raga, pramuka, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti silat, jurnalistik, marching band, dll. Kampus Darunnajah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mini market, bank, ATM, production house, asrama, koperasi, guest house (penginapan), gedung olahraga (GOR), sekolah, perkantoran, laboratorium, dll. Darunnajah menyediakan beasiswa untuk kaderisasi. Pesantren Darunnajah memiliki 16 cabang di seluruh Indonesia.