Language Motivation (1)

Motivasi Bahasa Bersama Mahasiswa Swinburne University of Technology Australia

Motivasi Bahasa Bersama Mahasiswa Swinburne University of Technology Australia

Language Motivation (1)
Language Motivation (1)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on telegram
Loading...
Loading...

Untuk meningkatkan kualitas bahasa para santri, Pesantren Darunnajah 2 Cipining mengadakan Language Motivation (motivasi bahasa) dengan tema “Whit Language, We Can Hold The World”  bersama Sherly Annavita Rahmi Mahasiswa Swinburne University of Technology Australia pada Jum’at, 31 Agustus 2018 di Ruang Auditorium Kampus 3.

Language Motivation (1)
Language Motivation (1)

Putri kelahiran Aceh dengan tiga bersaudara itu, kerap dipanggil Sherly. Semangatnya untuk mengenyam pendidikan sangat memberikan banyak motivasi bagi para santri. Terlebih dalam bidang bahasa. “Awalnya, kak Sherly ndak suka yang namanya bahasa inggris. Kenapa? Kerena susah diucapkan, apalagi tulisan dan pengucapannya beda jauh. Kan aneh” ungkapnya.

Sewaktu kecil dia juga termasuk santri yang mempelajari kitab kuning, jadi dia lebih sering dikenalkan dengan bahasa arab.

Setelah lulus dari sekolah, diapun melanjutkan studinya ke Jakarta yang berperan sebagai anak rantau. “Anak rantau itu, bagaikan ikan yang keluar dari sebuah kolam, kemudian masuk kedalam lautan yang luas. Di lautan luas itu kita bisa menemukan banyak hal yang baru”.  Ujarnya kembali.

Karena kesemangatan dan keaktifannya dalam menjalankan kehidupan, diapun mengikuti banyak sekali kegiatan sosial yang ada di Universitasnya. Hal tersebut berhasil membawanya ke luar negeri untuk melanjutkan studi S2 ke Australia.

Loading...
Language Motivation (9)
Language Motivation (9)

Penyampaian yang begitu energik dan full spirit sangat membuat para santri terpukau dan tidak sabar untuk praktik berbahasa. Diawal pertemuan dia juga menantang para santri agar maju ke atas panggung untuk berbicara bahasa arab dan inggris secara langsung.  Secara spontan para santri berebut dan berlarian maju keatas panggung.

Permainan ini terbagi menjadi dua kelompok, satu kelompok Bahasa Arab dan satu kelompok Bahasa Inggris. Setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Keduanya ditantang untuk saling bertanya dan menjawab sesuai dengan bahasa kelompok. Ternyata satu pasangan pertama gugur karena terlena dengan bahasa lawan. Pasangan kedua bisa melewati sesi pertama karena mereka bisa imbang dalam melakukan percakapan meskipun berbeda bahasa. Dan pasangan terakhir juga gugur dikarnakan menjawab dengan bahasa lawan.

Language Motivation (6)
Language Motivation (6)

Setelah permainan selesai dilakukan, maka Kak Sherly langsung mengevaluasi. Dengan permainan tersebut, dia bisa mengetahui kelemehan yang dimiliki oleh para santri. Ternyata para santri juga mengakui bahwa ketika sedang berbicara bahasa asing, mereka masih belum memiliki kepercayaan diri yang kuat. Mereka takut salah pengucapan bahkan salah dalam penggunaan Grammar (penataan bahasa dalam bahasa inggris).

Melalui acara tersebut semua masalah mereka kupas dan mereka atasi dengan berbagai macam strategi. “Buku adalah jendela dunia dan membaca adalah kuncinya. Sedangkan bahasa adalah jembatan menuju ilmu. Jika jembatan itu roboh maka bagaimana kita bisa mendapatkan sebuah ilmu?!” jelasnya untuk menuntaskan pertemuan motivasi tersebut. (WARDAN/Mbafer)

 

Loading...

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Info Lainnya