Dalam banyak hal sering tanpa kita sadari kita memandang anak sendiri seperti kita memandang diri kita sendiri yang sudah dewasa pada saat ini. Kita lupa sedang berhadapan dengan anak anak yang usianya jauh di bawah kita tentunya. Namun kita menginginkan ia bertindak dan berpikir seperti kita. Sehingga rasanya energy kita habis untuk melarang mereka melakukan ini dan itu. Dan semua harus sesuai dengan keinginan kita orang dewasa.  Sehingga  kepala ini mumet, karena memendam rasa jengkel. Berbagai tips berikut diharapkan dapat mengatasinya.

Berbagi pengalaman :

Melarang anak itu penting, bukan hanya memanjakannya saja.  Namun anak anak juga seperti kita yang  adakalanya alpa dalam berbagai hal, terlebih mereka  belum memiliki pengetahuan dan pengalaman yang memadai seperti kita.  Karena kita merasa lebih berpengalaman, maka alangkah baiknya juga bila kita mau men “share” pengalaman dengannya, baik itu pengalaman yang indah maupun pengalaman yang buruk. Karena pengalaman hidup mereka yang masih kurang, maka mereka lebih cepat merasa putus asa dibanding orangtua yang lebih tua tentunya lebih banyak mengenyam pengalaman hidup.  Jadi apa salahnya jika kita berbagi pengalaman dengan anak sendiri.

Menemani di kala sulit :

Jika anda memiliki waktu luang, pada saat itu anda menemaninya, sehingga ia tidak merasa sendiri. Katakan kepadanya bahwa anda adalah sahabatnya, dan ia tidak perlu malu untuk mengatakan yang sesungguhnya. Sebab anak anak biasanya lebih menghargai dan suka curhat kepada sahabatnya dibanding dengan  orangtuanya, yang mana menurut versi anak, orangtua harus diberikan hal hal yang sempurna, dan tidak mau menerima ketidaksempurnaan anak. Anda juga harus menjelaskan kepadanya bahwa tidak ada manusia yang sempurna, dan manusia adalah makhluk yang unik, dan semua manusia cerdas sesuai dengan bidang dan talenta yang harus diasahnya, tentu saja dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh anak seusia anak anda.

Belajar bersama dan memecahkan persoalan bersama sama

Memotivasi anak yang mengalami kesulitan dalam belajarnya, mengatasi masalah belajar nya agar tidak berputus asa.

Menganggap sama

Sebaiknya orangtua menganggap sama semua anak anaknya. Memang sulit. Namun bila kita ingat bahwa bukan anak yang menginginkan kehadirannya di dunia, tetapi kita yang menginginkannya bukan ? Meskipun semua manusia memiliki perangai yang berbeda, bahkan jika kita memiliki anak kembar, namun adalah bijaksana bila kita tidak membanding- bandingkan mereka. Mereka berasal dari kita. Dan pastinya mereka kurang lebih sama dengan kita. Kita tidak suka dibandingkan dengan siapapun, pastinya anakpun demikian. Bila ingin menegur salah satu anak, usahakan tidak diketahui anak lainnya.  Nasehati  dan pujilah mereka ketika anda dan mereka sedang bersama sama  .

Bicarakan dahulu kelebihannya

Jika anak masih terasa sulit diberitahu, cobalah untuk berbicara empat mata dengannya.Terlebih dahulu anda perlu mengatakan apa kelebihannya sebagai anak yang anda rasa kelebihannya ini positif untuk dikembangkan. Katakan bahwa anak adalah titipan dan hanya sementara bersama sama dengan kita. Selanjutnya setelah ia dewasa ia akan membentuk keluarga, atau bekerja dan jauh dari kita. Disini perlu ditekankan bahwa tujuan anda membesarkannya dan mendidiknya adalah agar ia siap dalam segala hal termasuk memiliki ketangguhan, kemandirian dalam menghadapi kehidupannya kelak, dapat diterima oleh masyarakat, dan yang terpenting adalah takut akan Tuhan.  Setelah itu barulah anda membicarakan kelemahannya dengan tetap mengatakan bahwa setiap manusia memiliki kelemahan, dan ia wajib mengenal kelemahannya itu, baik melalui orang lain apalagi oleh orangtua, sehingga ia dapat memperbaiki diri. Alangkah menyenangkan bila kekurangannya diberitahukan oleh orangtua sendiri, tanpa bermaksud mengejeknya, sehingga iapun perlahan dapat berubah.

Setuju dan TIDAK setuju

Anak mulai mengenal lawan jenis dan andapun mulai “tersingkir  sebagai pahlawannya”. Sehingga anda merasa jengkel. Ia mulai melawan anda , membanding-bandingkan anda dengan kekasih pujaan hatinya, sementara anda mulai berangkat tua…alangkah sedihnya.  Apa yang harus anda lakukan ? sebab jika anda setuju setuju saja bila diperlakukan seperti ini, anda secara tidak sadar mendidik anak anda untuk tidak menghormati anda sebagai orangtua. Namun jika anda langsung tidak setuju dengan pilihannya, andapun turut menghalangi jodohnya. Maka yang terbaik adalah  anda mengatakan sebagai sahabat anak anda yang selama ini terpercaya, anak boleh mengenal lawan jenis, namun Tuhan dapat melihat apapun yang kita lakukan. Untuk itu jangan lakukan hal yang dilarang Tuhan.  Anda boleh mengatakan bukannya anda setuju dengan pilihannya, sebab mengenal lawan jenis lebih dekat itu tujuannya adalah untuk persiapan kelak berumah tangga, tandanya si anak normal pertumbuhannya. Asal tidak kebablasan. Selanjutnya katakan kepadanya bahwa mungkin saja anak anda suatu saat mendapatkan jodoh yang lebih baik dari anda maupun  pujaannya saat ini, sehingga bilamana si anak gagal meraih pujaan hatinya, ia tidak putus asa, sebab hal ini akan mempengaruhi jiwanya  termasuk nilai pelajarannya. Maka persiapan sebelum ia melangkah lebih jauh itu sangat perlu dilakukan. Katakan bahwa ia bukanlah satu2nya yang diberikan Tuhan untuk dipilih. Maka pilihlah yang paling sesuai, bukan berdasarkan hawa nafsu semata. Anda juga dapat men”share” pengalaman anda meskipun mereka katakan itu sebagai kisah tempo dulu, namun dikarenakan yang melakukan interaksi adalah juga manusia, maka pengalaman andapun tidak lekang oleh waktu!

Memposisikan diri sebagai “GURU TERBAIK”

Berapapun usia anak anda, anda tetaplah berusaha sebagai panutan yang terbaik, terpercaya, sahabat sejati, orang terbaik yang pernah dikenalnya, orang yang selalu siap berkorban untuknya, orang yang paling dihormati….dicintai….….sepanjang hayat…sehingga mereka dapat jujur dan terbuka kepada anda.

 sumber : http://widini.wordpress.com/2010/02/16/

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

TK Islam Darunnajah adalah lembaga pendidikan anak usia dini antara usia 3-6 tahun. TK Islam Darunnajah berlokasi di area Pondok Pesantren Darunnajah di Jakarta Selatan. Kami menyelenggarakan pendidikan dalam berbagai aspek pengembangan diantara aspek Bahasa, Kognitif, Motorik, Kreativitas, Sosial emosional dan Moral agama. Kami menyadari bahwa aspek-aspek ini sangatlah penting bagi perkembangan anak usia dini dalam menyiapkan diri menuju tingkat Pendidikan sekolah dasar dan jenjang berikutnya. TK Islam Darunnajah memiliki empat ekstrakurikuler yaitu menari, melukis, futsal dan jarimatika. Kegiatan mingguan di TK Islam Darunnajah meliputi senam pagi, kunjungan ke perpustakaan dan belajar komputer. Kegiatan bulanan yaitu renang dan makan sehat. Serta Kegiatan tahunan yaitu field trip, outbound, manasik haji, peringatan hari besar Islam dan nasional, pentas seni dan wisuda. TK Islam Darunnajah ingin mewujudkan TK yang berbasis Islam, peserta didik dibekali berbagai pengetahuan agama seperti mampu mempraktekan cara berwudhu dan shalat berjama'ah, menghafal doa-doa harian, menghafal surat pendek Al Quran, membaca iqro dengan lancar dan mampu menghafal Asmaul Husna.