|
JAKARTA/dn.com - Kamis, 11 Maret 2009/24 Rabiul Awal 1431 H, Sebanyak 60 wartawan dari sebagian negara di Asia Timur melakukan kunjungannya ke Indonesia. Termasuk tujuan yang disinggahannya adalah Pondok Pesantren Darunnajah, yang berlokasi di Ulujami Jakarta Selatan.
Rombongan yang datang dengan 1 armada bus ini, tiba di Pesantren Darunnajah pukul 14.30 Wib disambut oleh sejumlah dewan guru, pimpinan dan kepala Sekolah. juga turut menyambut barisan santriwan-santriwati, pasukan pengibar bendera, penampilan-penampilan kegiatan santri seperti marching band corps putri, olahraga futsal dan bola basket, marawis putra, tapak suci, regu pramuka putra dan putri, senam santri, serta tim qosidah santri putri. Sejumlah wartawan tampak antusias dengan adanya kegiatan-kegiatan santri di Darunnajah ini, beberapa dari mereka juga mengabadikan moment ini. Sepanjang perjalanan menuju Aula Empat Windu Darunnajah terasa lama, dengan aktifitas 'jeprat-jepret' dan komunikasi kepada barisan santri tersebut. Ada yang tertarik dengan kegiatan marching band dan pramuka, bahkan sebagian dari mereka juga mengabadikan dirinya dengan beberapa santri yang menampilkan ekstrakurikuler di Darunnajah itu. Sesampainya di ruang pertemuan, di Aula Empat windu, diadakan ramah tamah dengan pimpinan Pesantren, Drs.KH Mahrus Amin dan Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si dan beberapa santriwan-santriwati. Sambutan dari Pimpinan Pesantren menjadi suguhan bagi para wartawan untuk mengajukan berbagai pertanyaan. Yang paling heboh adalah dengan munculnya pertanyaan yang menyinggung tentang tragedi 9/11 (11 September) dengan kejadian runtuhnya World Trade Centre (WTC) di Amerika. Dengan terangnya Bapak Kyai mengkonfirmasi bahwa Darunnajah bukanlah teroris. Dengan asyiknya pembicaraan-pembicaraan tersebut, dengan sejumlah pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan para wartawan, seakan tidak ada habisnya beberapa persoalan yang dibahas sehingga menjadi lupa waktu. pada Akhirnya acara ditutup pukul 16.00 Wib. Selesainya acara pertemuan, masih terjadi beberapa obrolan disana-sini dengan PImpinan dan guru-guru, sebagai ajang perkenalan, bertukar informasi dan sebagainya. Sebelum beranjak dari Darunnajah, rombongan berfoto bersama di halaman GOR Darunnajah bersama jajaran guru Darunnajah.
|