|
Gerakan Terkini BPS Darunnajah |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Azrul
|
|
Thursday, 26 February 2009 |
|
JAKARTA/dn.com - Salah satu pilar utama di lembaga Pondok Pesantren Darunnajah ini adalah Biro Pengasuhan Santri (BPS) yang bertugas menangani pengasuhan santri sejak bangun tidur hingga waktu tidur kembali. Jadi BPS memiliki tugas dan tanggungjawab yang berat. oleh karena itu, dibawah BPS terdapat bagian-bagian yang menangani beberapa bidang masing-masing salah satunya adalah bagian keamanan, yang bertugas mengawasi kegiatan santri di asrama.
"Alhamdulillah malam tadi, Rabu 25 Februari telah diadakan rapat koordinasi. Disamping pengenalan beberapa program yang sedang dan akan dilaksanakan, rapat ini menghasilkan beberapa keputusan diantaranya: meminimalisir santri keluar lewat posko tanpa ijin resmi, keamanan sebagai penggerak sholat dan belajar, pembagian tugas dalam menangani kasus-kasus dan lain-lain." demikian keterangan dari Ust Suwaryo, yang menjabat sebagai Tata Usaha BPS putra.
Secara struktural, yang menjabat selaku bagian keamanan putra saat ini berjumlah 7 asatidzah yakni Ustadz: Wahyu Fajri, S.Ag., Ust. Agus Suhendi, Ust. M. Yusra Lismar, Ust. Kusnadi, Ust. Iza Sudija, Ust. Saiful Bahri dan Ust. Junaedi. Berdasarkan rapat koordinasi yang telah dilaksanakan, setiap Ustadz bertanggungjawab kepada masing-masing tugas penanganan keamanan setiap tingkat dengan pembagian tugas menangani kelas I s.d. kelas VI.
Rapat koordinasi bagian keamanan ini rencananya akan diadakan secara rutin seminggu sekali, sehingga dengan rapat koordinasi ini dapat mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah berlangsung sehingga permasalahan-permasalahan yang timbul diharapkan dapat segera diatasi.
Penanganan Santri Sakit
Untuk menangani santri yang tidak masuk kelas dikarenakan sakit, BPS telah bertindak dengan menyedikan ruang inap dan perawatan bagi mereka yang tidak masuk kelas. Ruangan isolasi tersebut berada di samping kantor Biro santri putra di Gedung Nusantara. "Untuk itu bagi ust. yang memberi ijin tidak masuk sekolah karena sakit, santri tersebut agar beristirahat di ruang yang telah kami sediakan." keterangan yang disampaikan Ust Suwaryo. |