Tokoh bangsa penguasa bahasa ternyata bukanlah sebuah dongeng atau hayalan belaka di Indonesia. Mau tau siapa saja? yuk simak penjelasan dibawah ini!

Siapa Tokoh Bangsa Tersebut?

Di era modern ini, kebanyakan anak-anak dan remaja Indonesia lebih mengetahui artis-artis instagram yang disebut selebgram daripada tokoh-tokoh bangsa pejuang negaranya.

- Advertisement-

Yang memiliki jasa besar dalam kemerdekaan tu,sehingga mereka bisa menikmati hasilnya sekarang tanpa tahu bagaimana kerja keras dan gigihnya para pejuang terdahulu.

Maka untuk itu, perlu kita menengok para tokoh bangsa yang namanya terukir di tanah kebangsaan kita ini. Selain keberanian mereka dalam memperjuangkan Indonesia, ternyata banyak dari tokoh bangsa yang memiliki keistimewaan di berbagai bidang.

Keistimewaan dan kelebihan mereka tentunya sangat mengagumkan. Satu diantaranya adalah kemampuan poliglotisme.

language

Poliglotisme atau poliglot adalah kemampuan seseorang dalam menguasai dan menuturkan banyak bahasa asing dengan sangat mahir.

Di tengah generasi milennial ini, menguasai bahasa asing sangatlah penting dan tentunya dibutuhkan sekali. Selain memperluas wawasan kita akan pengetahuan global, mempelajari bahasa asing berguna untuk kemajuan karier dan menambah nilai positif bagi diri kita.

Nah, mari kita mengenal para tokoh bangsa inspiratif yang membuktikan bahwa poliglot bukanlah sebuah keajaiban melainkan ilmu yang perlu digali.

Ir. Soekarno (1901-1970)

Ir.Soekarno

Yap! Tokoh yang pertama datang dari Presiden pertama Republik Indonesia periode 1945-1967. Bapak proklamator kita ini menguasai sembilan bahasa, mengagumkan bukan?

Beliau memperoleh gelar poliglot tidaklah instan seperti kebanyakan makanan di zaman ini. Kemampuannya diperoleh melalui proses yang tentunya tidak sebentar.

Dan tidak diragukan lagi bahwa buku-buku adalah bagian penting dari proses tersebut.Soekarno muda sering larut menikmati berbagai macam buku di perpustakaan ayahnya.

Agus Salim (1884-1954)

Agus Salim

Siapa yang tidak kenal dengan bapak Agus Salim? Ya, bapak kepanduan pertama di Indonesia yang disebut-sebut sebagai bapak Pramuka Indonesia ini ternyata menguasai banyak bahasa.

Ia menjadi delegasi Indonesia dalam Inter Asian Relation Conference di India pada tahun 1974. Bahasa yang ia kuasai diantaranya Belanda, Inggris, Perancis, Arab, Jepang dan Turki.

“Dalam seratus tahun, hanya lahir satu manusia seperti Agus Salim” puji Bung Hatta untuk Menteri Luar Negeri Indonesia ke – 3 ini.

R.M. Panji Sosrokartono (1877-1952)

RM Panji Sosrokartono

Kakak dari RA. Kartini ini dikenal sebagai poliglot pertama di Indonesia ini. Ia menguasai setidaknya 24 bahasa asing!

Ia bergelar Docterandus in de Oostersche Talen. Ia memperoleh gelar tersebut dari Perguruan Tinggi Leiden.

Kepala penerjemah di kantor Liga Bangsa-Bangsa (LBB) masa periode 1919-1921.

Ketika di tanah Eropa, Sosro sering mengirimkan buletin dan buku kepada adiknya Kartini. dari  kiriman sang kakaklah Kartini mendapat inspirasi untuk melahirkan emansipasi wanita di Indonesia.

Itulah beberapa Tokoh Bangsa penguasa bahasa yang kaum muda di zaman ini. Coba bayangkan, di zaman dahulu belum ada teknologi canggih seperti sekarang yang dapat digunakan remaja milennial dengan mudah.

Para pemimpin bangsa generasi selanjutnya sebataiknya mampu dan mahir memiliki kemampuan berbahasa asing. Kemampuan berbahasa asing akan menciptakan diplomasi antar negara terjalin baik.

Maka tak heran, banyak lembaga pendidikan yang mewajibkan para siswa dan siswinya untuk belajar bahasa asing dilihat dari akan pentingnya menaklukan beberapa bahasa asing tersebut.

Begitu juga Pondok Pesantren Putri Al-Hasanah Darunnajah 9 yang menerapkan para santriwatinya untuk berbicara bahasa Arab dan Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Agar santriwati Al-Hasanah Darunnajah 9 dapat terbiasa dalam rutinitasnya untuk mengucapkan bahasa asing. Dan juga didukung oleh banyaknya program Pesantren yang dapat meningkatkan bahasa asing para santriwati.

Santriwati Al-Hasanah

Ayo! jadi poliglot seperti tokoh bangsa kita di zaman modern dengan menjadi santriwati di Pondok Pesantren Putri Al-Hasanah Darunnajah 9 Pamulang. Kamu bisa dengan mudah mengklik tombol dibawah ini untuk mendaftarkan dirimu. (adm DN9/raihanah)

Jadi Poliglot Sekarang!

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

Pondok Pesantren Putri Al-Hasanah Darunnajah 9 Pamulang adalah Pondok Pesantren khusus putri pertama di Tangerang Selatan. Berlokasi di daerah Pamulang, Pesantren ini sangat strategis dan mudah dijangkau dari mana saja. Pondok Pesantren putri ini menyelenggarakan pendidikan Islam berasrama pada tingkat MTS (Tsanawiyah) dan Aliyah (MA). Pondok Pesantren Putri Al-Hasanah merupakan lembaga pendidikan Islam terpadu, menggunakan sistem pendidikan berkualitas yang sudah diakui dunia. Pondok Pesantren Putri Al-Hasanah menyiapkan kader agama Islam dengan sistem Pondok Modern Gontor Ponorogo. Membentuk karakter santri dengan pengetahuan agama Islam, kemampuan dakwah serta keterampilan hidup (life skills). Santri dididik shalat berjamaah 5 waktu, mengaji Al-Qur'an, menghafal Al-Qur'an (tahfidz), dan beragam kegiatan menarik seperti percakapan bahasa arab dan inggris, latihan organisasi, latihan pidato, olah raga, pramuka, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti silat, jurnalistik, marching band, dll. Kampus Al-Hasanah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti asrama, koperasi, guest house (penginapan), lapangan olah raga, auditorium, sekolah, dan lain-lain.