“Selayaknya kalian patut bersyukur, karena beberapa saat yang lalu kalian telah mengikuti UN. Dan kini giliran kalian memasuki ujian akhir pesantren yang diawali dengan ujian lisan” seru Kepala Biro Pendidikan , Ustadz Mufti Abdul Wakil, S.Pd.I. di depan peserta ujian lisan nihai saat upacara pembukaan berlangsung di lapangan basket, Rabu (31/3).

Selanjutnya beliau mengisahkan dalam berita pada media massa terkait dengan beberapa peserta ujian yang terpaksa gagal mengikutinya karena berbagai alasan. Menurut beliau, ujian bukan untuk ditakuti, justru dalam ujian ada  peluang untuk menunjukkan kemampuan kalian.”Maka, saya berharap, tunjukkan kepada kami sebuah prestasi dan keluhuran adab sebagai seorang penuntut ilmu !!”

Kemudian beliau menjelaskan terkait ujian lisan bagi kelas akhir yang baru pertama kali diadakan ini. Sebagaimana lazimnya ujian lisan, kali ini ujian ini juga dilaksanakan dalam 2 bahasa asing, Arab dan Inggris selama 4 hari. Adapun materi yang diujikan adalah materi-materi pesantren dari kelas 2 MTs/Takhasus untuk TMI asrama dan materi kelas 4 TMI (X MA) untuk santri non asrama.

Sebagai penekanan di akhir sambutan dan karena dilatarbelakangi beberapa santri yang merespon ujian ini dengan kurang berdisiplin, Ustadz yang merangkap sebagai direktur TMI ini kembali menegaskan kepada seluruh santri agar  merespon ujian dengan optimis. “Tunjukkan mental juara!”  tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua panitia ujian, Ustadz Nasikhun, S.E. turut  menyampaikan tata tertib selama ujian berlangsung. “Panitia telah bekerja dengan ekstra keras, maka kami minta kepada semua peserta dapat mengikuti ujian ini sesuai dengan yang telah dijadwalkan. Bila terdapat yang tidak berdisiplin, maka kami tidak punya lagi alokasi waktu untuk ujian susulan, karena waktu dan kondisi kita yang padat dengan kegiatan. Untuk itu silahkan taati dan ikuti sebaik-baiknya” harapannnya.

Menyempurnakan upacara pembukaan, di penghujung acara Ustadz Ismail Amin, S.Pd.I. memimpin do’a. Sebagai tambahan informasi, Ustadz Muhammad Musta’in menyampikan kegiatan terkait dengan pelaksanaan PDPM yang hendak dilaksanakan di akhir bulan April ini. Maka, menurutnya, kegiatan pembimbingan akan segera dilaksanakan pula seiring dengan pelaksanaan ujian ini. (WARDAN/Billah)

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menyelenggarakan pendidikan Pesantren Modern untuk santri putra dan putri mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, MTs (Tsanawiyah), MA (Aliyah), SMP, SMA, SMK sampai Perguruan Tinggi. Pesantren ini memadukan kurikulum Pondok Modern Gontor, Nasional dan Salaf. Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa untuk santri berprestasi dan santri tahfidz Al-Qur'an. Kegiatan santri antara lain: Shalat berjamaah 5 waktu, mengaji Al-Qur'an, menghafal Al-Qur'an (tahfidz), percakapan bahasa arab dan inggris, latihan organisasi, latihan pidato, olah raga, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, silat, jurnalistik, drum band, dll. Kampus Darunnajah Cipining berada di atas lahan seluas 170 hektare, di Cigudeg Bogor Jawa Barat. Dengan pemandangan alamnya yang sangat indah pesantren ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mini market, asrama, koperasi, guest house (penginapan), lapangan olahraga, sekolah, perkantoran, laboratorium, komputer, internet, dll.