Senin(05/11). Setelah sebelumnya fathul kutub telah usai bagi kelas 6 TMI, kini giliran kelas 5 TMI menjajal kemampuan mereka dalam membedah buku untuk membahas permasalahan-permasalahan, tak jauh berbeda yaitu buku yang digunakan adalah buku-buku At-Turos atau pun kebanyakan pondok pesantren salaf menyebutnya kitab kuning.

Kegiatan ini sangatlah berharga para santri karenanya seorang santri harus menempuh beberapa tahun untuk merasakan kegiatan ini yang menjadi Kurikulum dari Satuan Pendidikan “Muaddalah”  yang berada di TMI kegiatan ini ditunjukan kepada santri-santri senior khusunya kelas 5 TMI. Adapun kegiatan tersebut berlansung selama 3 hari yang diawalai dengan pembukaan di hari pertama dan pencaharian pendapat dari permaslahan di hari  berikutnya, kemudian didiskusikan secara bergantian, dan ditutup di hari ketiga. Tapi pada seharusnya kegiatan ini dapat berlangsung selama 6 hari atau hampir 1 minggu, tetapi sengaja hal ini dilakukan.

Fathul Kutub Kelas 5 TMI
Fathul Kutub Kelas 5 TMI
Fathul Kutub Kelas 5 TMI

Apakah yang Dimaksud Kutub At-Turos, Kutub At-Turos secara terminologi bahasa arab berasal dari Kata “WA-RA’-SA’ Yang berarti Warisan. Ini artinya kitab ini merupakan kitab-kitab yang diwariskan oleh para Ulama pendahulu bagi umat islam masa kini, bisa dibayangkan bagaimana para Ulama terdahulu dapat menulis berjilid-jilid buku tanpa perlengkapan canggih secanggih zaman sekarang, bahkan dalam hal yang serba sulit seperti dipenjara dan diasingkan tetap produktivitas dalam menulis tidaklah menurun, ini semua tentunya tidak mudah dan juga sifat wara’a para Ulama masa itu. Adapun tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan tersebut ialah :

  1. Agar Santri biasa menggunakan kemampuan bahasa yang telah diajarkan oleh dewan asatidz,
  2. Menanamkan kepada para santri untuk cinta dalam membaca buku, terlebih-lebih kitab yang dibaca adalah tentang ilmu agama, karena dalam sebuah hadits “ Barangsiapa yang dikehendaki Allah dengan kebaikan maka Allah menjadikannya ia pandai mengenai agama dan ia diilhami PetunjukNYa [Muttafaq ‘alaih],
  3. Memperluas wawasan supaya santri tidak Taqlidul A’ma atau Fanatik Buta dalam menemukan perbedaan dimasyarakat nanti, terutama seorang santri.

Adapun buku-buku yang tersedia untuk setiap judulnya yaitu, Seperti kitab hadist yang meliputi Al Muwattho karangan Imam Malik, dan juga Fathul Barii, Shahih Muslim dan kemudian Fiqih seperti Al Bidayah Wan Nihayah, Fiqhu As sunnah,kemudian tafsir seperti Tafsir Jalalain, Tafsir Qurtubi, Tafsir Thobarii dan Tauhid serta berbagai macam buku yang lain.

Adanya kegiatan ini juga dilandaskan dengan adanya frman Allah Swt, surat Al Alaq ayat 1-5. Hal ini perintah pertama yang diterima oleh sang guru agung yaitu baginda Rasulullah SAW Untuk membaca. Tujuan lain dari pada itu yaitu sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat agar santri hanya ikut-ikutan saja tanpa mengetahui dalil atau pun bukti yang jelas.

By. Rifal Mustakim (Ateam Everywhere)

Redaktur : S. Rama Prayogo

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini