DNKindergarten, 5/10

Setiap anak memiliki watak yang berbeda. Salah satunya adalah watak keras kepala. Anak yang berwatak keras kepala biasanya suka memaksakan kehendak, apa yang ia inginkan harus selalu dikabulkan. Apabila keinginannya ditolak, maka ia akan menangis, menjerit-jerit, berguling-guling. Bahkan, bisa jadi anak itu akan mengamuk dengan memukul dan melemparkan barang-barang yang ada di sekitarnya. Ini bukan lah hal yang mudah bagi para orang tua.
Ketika menghadapi amukan anak yang berwatak keras kepala, hindarkanlah meresponnya dengan sikap keras. Seperti, mengucapkan kata-kata yang tidak pantas diucapkan dan memukulnya. Tindakan orangtua seperti itu hanya akan melukai perasaan dan menghilangkan rasa percaya diri pada anak.

Menghadapi anak ini, orang tua jangan mudah terpancing. Semakin orang tua terpancing, yang muncul justru perilaku ” tempra tantrum”. Gampang tersinggung bila harapan/kemauan tidak terpenuhi. Mudah frustasi saat menghadapi hal-hal diluar rutinitas atau kemauannya. Kemungkinan besar sejak kecil ia jadi sosok yang dinomorsatukan, tidak terasah kemampuanya berempati dan egosentris. Beri contoh kongkret dan gali keinginannya/tuntutan anak mengapa ia bertahan dengan sikap/pendapat itu. Beri pula pengertian, apa yang boleh dan tidak serta bagaimana cara mendapatkanya. Ajak anak untuk bersikap realistis, sedikit demi sedikit singkirkan kalimat “pokoknya” dalam kehidupan anak. Jangan malah terbiasa mencap yang justru membuat anak mempersepsikan dirinya sesuai pembelaan orang tua, “oh, saya memang keras kepala”.

Cara lain menghadapi anak-anak yang suka melawan dan keras kepala:

  1. Hendaknya orangtua bersikap lebih fleksibel, serta memberikan kasih sayang dan pengertian pada anak-anaknya.
  2. Bersikap seimbang dalam mendidik anak. Tidak terlalu memanjakan, tapi juga tidak terlalu keras.
  3. Senantiasa memberikan penjelasan atau pengertian yang dapat dimengerti oleh anak setiap kali memerintah, menyuruh, atau melarang dengan menggunakan bahasa yang dapat dimengerti dan diterima oleh anak dengan baik.
  4. Menghindarkan diri untuk tidak bertengkar atau bersuara keras saat sedang berselisih dengan pasangan, serta tidak melakukannya di hadapan anak.
  5. Tidak bersikap plin plan atau konsekuen dengan keadaan, dalam artian tidak menyuruh anak atau membiarkan anak melakukan sesuatu, tapi kemudian melarang anak melakukan hal tersebut di lain waktu.
  6. Memberikan hadiah untuk sikapnya yang baik dan memberikan hukuman jika ia melakukan pelanggaran.
  7. Senantiasa berusaha untuk membuat hati anak senang dan gembira, tapi tidak berlebihan.

Pesan penting.
Janganlah menjadi orangtua yang selalu membiarkan, mengabulkan, dan membolehkan semua tindakan, keinginan, dan permintaan anak. Sebab, tindakan orangtua seperti itu akan membuat anak tumbuh mejadi orang yang egois dan sombong. Ia tidak terbiasa mendapatkan penolakan apapun dari orangtuanya. Oleh karena itu, ketika dewasa nanti ia akan cenderung bersikap memaksa orang lain agar dapat bersikap seperti halnya orangtua kepadanya. Yaitu, selalu mengabulkan dan membolehkan apa saja yang ia inginkan.

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

TK Islam Darunnajah adalah lembaga pendidikan anak usia dini antara usia 3-6 tahun. TK Islam Darunnajah berlokasi di area Pondok Pesantren Darunnajah di Jakarta Selatan. Kami menyelenggarakan pendidikan dalam berbagai aspek pengembangan diantara aspek Bahasa, Kognitif, Motorik, Kreativitas, Sosial emosional dan Moral agama. Kami menyadari bahwa aspek-aspek ini sangatlah penting bagi perkembangan anak usia dini dalam menyiapkan diri menuju tingkat Pendidikan sekolah dasar dan jenjang berikutnya. TK Islam Darunnajah memiliki empat ekstrakurikuler yaitu menari, melukis, futsal dan jarimatika. Kegiatan mingguan di TK Islam Darunnajah meliputi senam pagi, kunjungan ke perpustakaan dan belajar komputer. Kegiatan bulanan yaitu renang dan makan sehat. Serta Kegiatan tahunan yaitu field trip, outbound, manasik haji, peringatan hari besar Islam dan nasional, pentas seni dan wisuda. TK Islam Darunnajah ingin mewujudkan TK yang berbasis Islam, peserta didik dibekali berbagai pengetahuan agama seperti mampu mempraktekan cara berwudhu dan shalat berjama'ah, menghafal doa-doa harian, menghafal surat pendek Al Quran, membaca iqro dengan lancar dan mampu menghafal Asmaul Husna.