Jun 042008
 
[Celoteh Santri] Pendalaman Materi untuk Ujian Pondok
Oleh Imam Khairunnas
Santriwan kelas III TMI Darunnajah

Setelah kami menyelesaikan beberapa Ujian, maka kami pun terbagi menjadi dua, ada yang melanjutkan hingga ke jenjang ‘Aliyah dan ada pula yang tidak melanjutkan studinya di Pondok Pesantren Darunnajah. Ada yang pindah ke SMA baik negeri maupun swasta, ada juga yang pindah ke MA baik negeri maupun swasta yang berstandar internasional seperti MAN Insan Cendikia, dan ada pula yang pindah ke Pondok Pesantren lainnya. Bagi yang melanjutkan harus mengikuti pendalaman materi untuk menghadapi Ujian Pondok yang akan diselenggarakan secara bersamaan dengan Ujian Semester dua nanti. Materi ujian pondok tersebut tidaklah banyak hanya pelajaran yang diajarkan oleh pondok saja yang tidak diajarkan oleh sekolah lainnya.

Antara lain Nahwu, Sharaf, Grammar, Mahfudzhat, Imla’, Muthala’ah, Ushul Fiqh, Ta’bir Araby, dan Khat. Untuk kegunaaan dari Ujian Pondok adalah untuk sebagai pertanda kenaikan kelas, jadi walaupun kita lulus UN dan US namun UP-nya tidak lulus jadi sama saja tidak boleh melanjutkan studinya hingga ke jenjang ‘Aliyah di Pondok Pesantren Darunnajah.Oleh karena itu semua Ujian yang kita lewati ini ternyata masih belum selesai sampai hanya itu saja dan masih ada Ujian Lisan yang akan diselenggarakan mulai dari hari Sabtu tanggal 7 Juni 2008 nanti dan Ujian Pondok sebagai penentu kita juga.

Pendalaman Materi dilaksanakan di Masjid Jami’ Darunnajah lantai satu untuk santriwan. Sedangkan jam pelajaran kedelapan dan kesembilan diadakan Taqdim atau Penyetoran Ibadah Amaliyyah bagi para santri yang belum menyelesaikannya, selain itu bukan hanya ini yang harus kami laksanakan untuk naik kelas dan mengambil ijazah, kamipun juga harus mengikuti Ujian Praktek, ternyata masih banyak santri yang belum menyelesaikan ujian praktek tersebut, dikarenakan hasil dari ujian praktek tersebut tercantum diijazah nanti. Dan untuk syarat yang kedua diharuskan untuk mengembalikan buku pinjaman mata pelajaran Matematika ke Perpustakaan di atas rektorat dan ancamannya bagi yang tidak menegmbalikan maka tidak boleh mengambil ijazah.

Sorry, the comment form is closed at this time.