Mar 172007
 

PROFIL KOPERASI PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH

A. Sejarah Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah

Berdirinya Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah (KPDN) bertepatan dengan berdirinya Pondok Pesantren, yakni tahun 1974 di Ulujami yang dipimpin oleh Drs. K.H. Mahrus Amin, Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah yang beranggotakan guru-guru, santri dan warga Pondok Pesantren Darunnajah lainnya. Berdirinya KPDN tidak terlepas dari peraturan perkoperasian No.12 tahun 1967 sebagai berikut: “ Bahwa koperasi Indonesia bekerja sama, bertgotong-royong berdasar berdasrkan persamaan derajat, hak dan kewajiban” hal tersebut sesuai dengan arah dan tujuan Pondok Pesanten Darunnajah.KPDN didirikan pertama kali dengan modal yang diperoleh hanya dari simpanan pokok dan simpanan wajib saja. Usaha-usaha yang dikelola oleh KPDN ini masih terbatas pada penyediaan alat-alat tullis kantor dan penyediaan kebutuhan para anggota Pondok Pesantren itu sendiri. Seiring perkembangan zaman para pegurus anggota KPDN terus mencoba memajukan KPDN tersebut dengan membuat usaha-usaha baru tanpa harus meninggalkan usaha yang lama. Dengan menambah usaha baru ini KPDN bukan hanya menyediakan kebutuhan para anggota Pondok Pesantren Darunnajah saja, melainkan pula dapat menyediakan kebutuhan-kebutuhan warga masyarakat sekitarnya. Contohnya, KPDN pernah memberikan modal kepada pengrajin peci. Kemudian setelah para pengrajin tersebut dapat mengembangkan usahanya sendiri, dapat hidup mandiri, maka KPDN segera menghentikan bantuan tersebut untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada pengrajin peci tersebut. Selain itu KPDN juga memberikan kesempatan kepada guru-guru dan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Darunnajah untuk menjadi anggota KPDN dengan memberikan izin berdagang atau memasok barang ke kantin-kantin, baik kantin putra maupun kantin putri, atau ke toko yang ada di Pondok Pesantren Darunnajah dengan system bagi hasil.

B. Status Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah

Koperasai Pondok Pesantren Darunnajah telah memiliki badan hukum yang tercatat pada kantor Departemen Koperasi Jakarta Selatan dengan Badan Hukum No. 2407/BH/I 3 Oktober 1989.

C. Latar Belakang Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah

Latar belakang didirikannya KPDN ialah sebagai berikut:

  1. Untuk memenuhi semua kebutuhan santri di dalam Pesantren, karena dengan tersedianya semua kebutuhan, para santri tidak akan berbelanja di luar Pesantren yang akan menggangu jalannya disiplin Pesantren.
  2. Sebagai sumber dana bagi Pesantren. KPDN adalah salah satu usaha Pesantren yang mempunyai andil besar dalam membantu usaha perkembangan dan pembangunan Pondok Pesantren Darunnajah.
  3. Salah satu sarana pendidikan perkoperasian bagi para santri baik teoritis maupun praktis.

 

D. Susunan Pengurus Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah

Penasehat                         : 1. Ketua Umum Yayasan Darunnajah

                                          2. Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah

Badan Pengurus

Ketua                                : Fitriana Hidayati, S.H., M.Kn.

Sekretaris                          : Yuli Eva Rusmalina

Bendahara                         : Mualimah, S.Pd.

 

Badan Pengawas

Ketua                                : Drs. H. Bahruddin Moyensyah, MM

Sekretaris                          : H. Abdul Haris Qodir

Anggota                            : Ina Melyuni

Pengurus Harian

Manajer                             : Yuli Eva Rusmalina

E. Unit Usaha Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah

Unit Usaha milik Pondok Pesantren Darunnajah yang dikelola oleh KPDN adalah:

  1. Dapur Umum
  2. Toko Pelajar
  3. Kantin
  4. Kedai Pramuka
  5. BMT
  6. Darunnajah Production House
  7. D’smart (Darunnajah Syariah Multi Finance)
  8. Alfa Mart Darunnajah
  9. Darunnajah Tour & Travel
  10. Warung Telekomunikasi (Wartel)
  11. Rental Mobil
  12. Klinik Darunnajah
  13. Warung Internet (Warnet)
  14. Photocopy
  15. Azalia Barber Shop
  16. Laundry
  17. Perkebunan Sawit

1. Dapur Umum

Seluruh santri yang bermukim di Pondok Pesantren Darunnajah diwajibkan untuk makan di dapur umum dan keuangannya diatur secara tertib oleh Bagian Dapur Umum yang keuangannya diatur dengan cara koperasi.

2. Toko Pelajar

Toko Pelajar adalah salah satu unit usaha yang menyediakan segala kebutuhan santri, dari keperluan alat-alat sekolah sampai kebutuhan sehari-hari, yang berupa sandang pangan serta kebutuhan-kebutuhan lainnya. Dengan adanya pemisahan kegiatan santri putra dan putri maka unit toko pelajarpun memiliki dua unit yaitu toko putra dan putri.

3. Kantin

Kantin adalah unit usaha yang memenuhi kebutuhan santri akan jenis makanan basah dan kering, sebagai makanan tambahan merekaatau dengan istilah jajan. Makanan tersebut dipasok oleh beberapa guru dan karyawan yang telah berkeluarga serta masyarakat yang kurang mampu sekitar Pondok Pesantren Darunnajah.

4. Kedai Pramuka

Menjadi anggota pramuka adalah wajib bagi seluruh santri Pondok Pesantren Darunnajah. Kedai Pramuka menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan kepramukaan, sedang pengelolanya adalah para santri yang terlibat dalam kepengurusan kepramukaan.

5. BMT

BMT merupakan unit usaha yang difokuskan untuk siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) sebagai upaya agar para siswa gemar menabung. Selain itu BMT juga melayani pembayaran SPP dan uang pangkal.

6. Darunnajah Production House

Pesatnya kemajuan dunia teknologi dan informatika (TI) memacu Darunnajah untuk ikut andil didalamnya. Satu dari sekian banyak usaha yang telah dilakukan adalah dengan mendirikan Darunnajah Production House, sebuah unit usaha yang mempunyai visi untuk menjadi sebuah institusi studio audio visual yang professional, produktif, progresif, inovatif, kreatif dan islami.Darunnajah Production House siap melayani berbagai layanan Audio visual seperti Fiction, Motion Graphic, 2 D & 3 D Animation, Transfer ke VCD, Creative Editing, Burning, Education Intructional, Company Profile, Documentation, Creative Visual, Documenters dan Vidio Clip.Dibidang Grafika dan Press  Darunnajah Production House siap menerima layanan Setting & Lay Out Design, Digital Photo Manipulation, Cetak (Arab/Inggris), Majalah, Kalender, Spanduk, Undangan, ID Card, Kartu Nama, Stempel, Buku, Proposal, Kop Surat dan Lain-lain.

7. D’smart (Darunnajah Syariah Multi Finance)

D’smart adalah unit usaha yang bergerak di bidang pembiayaan (financial) yang menerapkan sistem dan operasional berdasarkan bagi hasil atau juga disebut “Darunnajah Syariah Multi Finance”. D’smart berdiri pada tanggal 2 Oktober 2004.D’smart melayani kebutuhan pembiayaan untuk masyarakat, guru dan adminidtratur dan karyawan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, dan juga Darunnajah Group seperti Pondok Pesantren Darunnajah Cipining Bogor, Darul Muttaqin Bogor dan Al-Manshur Serang.Data-data kebutuhan pembiayaan yang telah direalisasikan D’smart meliputi: kendaraan bermotor (sepeda motor), rumah, kavling tanah, keperluan rumah tangga (HP, TV, elektronik), modal usaha, nikah, biaya pendidikan, rehab rumah, pembelian ruko, pembuatan rumah kontrakan, biaya melahirkan dan berobat

8. Alfa Mart Darunnajah

Alfa Mart Darunnajah didirikan pada tanggal 31 Mei 2001 dengan luas area coverage + 200 m2. Alfa Mart Darunnajah merupakan kerjasama antara Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah dan PT Sumber Alfaria Trijaya.Tujuan didirikan Alfa Mart Darunnajah adalah untuk memberdayakan ekonomi dilingkungan Pesantren dan warga sekitar yaitu dengan menggunakan system retail dan menciptakan potensi lapangan kerja.Alfa Mart Darunnajah adalah salah satu unit usaha untuk melayani kebutuhan pokok sehari-hari para santri, ustadz, karyawan dan keluarga Pondok Pesantren Darunnajah, sehingga tidak perlu pergi jauh untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

9. Darunnajah Tour & Travel

Darunnajah Tour & Travel didirikan pada tahun 2000, bertujuan untuk melayani berbagai kebutuhan wisata baik domestik maupun international bagi keluarga besar Pondok Pesantren  maupun masyrakat umum.Darunnajah Tour & Travel juga melayani paket umroh dan haji plus, KBIH, muhibbah guru, outbound santri, tour santri, tour guru dan administratur, outbound SD, tour TK, penjualan tiket pesawat (domestik & international) dan juga pengurusan dan pembuatan paspor.Darunnajah Tour & Travel terbagi dalam beberapa divisi, diantaranya:1.        Divisi Umroh & Haji2.        Divisi Wisata International3.        Divisi Wisata Domestik

10. Warung Telekomunikasi (Wartel)

Santri, guru, administrator, karyawan dan wali santri Pondok Pesantren Darunnajah berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Tentunya keadaan ini sangat membutuhkan media untuk berkomunikasi dengan keluarga atau kerabat. Atas dasar itu maka muncullah pemikiran untuk mendirikan wartel di Pondok Pesantren Darunnajah.Realisasinya Koperasi Pondok Pesantren Darunnajah menjalin hubungan kerjasama dengan PT TELKOM (Persero). Setelah melalui tahap negoisasi dan menunggu selama satu tahun, akhirnya berdirilah wartel di Darunnajah pada tanggal 1 Agustus 1996.

11. Rental Mobil

Roda kegiatan Pondok Pesantren Darunnajah terus berjalan seirinng dengan dinamika perkembangannya. Maka kebutuhan akan kendaran operasional dan tenaga pendukungnya pun perlu diorganisir dengan baik. Atas dasar itulah Rental Mobil (penyewaan mobil) didirikan dengan tujuan utamanya adalah memnuhi kebutuhan transportasi Pesantren dan lembaga-lembaga pendukungnya.

12. Klinik Darunnajah

Tujuan diadakan layanan klinik kesehatan di Darunnajah adalah untuk memberikan pelayanan kepada santri, guru, karyawan dan masyarakat umum dengan semaksimal mungkin, serta mendidik agar memiliki pola hidup sehat.Adapun pendapatan klinik berasal dari uang kesehatan santri yang dibayarkan setiap bulannya melalui iuran bulanan dan pendapatanlain dari TK dan SD serta masyarakat umum.

13. Warung Internet (Warnet)

Pondok Pesantren Darunnajah telah lama mendirikan DCE (Darunnajah Computer Education) dengan laboratorium internet sekaligus warnet (warung internet) di dalamnya. Laboratorium internet dan warnet DCE didirikan dalam rangka mewujudkan komunitas santri yang professional di bidang teknologi telekomunikasi dan informatika. Selain daripada itu Laboratorium internet dan warnet DCE juga sebagai sarana untuk media pendidikan, pengajaran dan pelatihan bagi para santri.

14. Photocopy

Photocopy merupakan unit usaha yang melayani photocopy penjilidan untuk keperluan santri, ustadz dan kantor-kantor yang ada di Pondok Pesantren Darunnajah  

15. Azalia Barber Shop

Azalia Barber Shop adalah unit usaha yang melayani potong rambut untuk santri dan masyarakt umum.

16. Laundry

Yang mendorong diadakannya usaha laundry adalah padatnya kegiatan santri serta keadaan sebagian diantara mereka yang belum sepenuhnya hidup mandiri. Terlebih lagi santri baru yang masih dalam berasaptasi dengan lingkungan pesantren. Adapun santri lama pada umumnya telah beradaptasi dengan lingkungan pesantren sehingga mampu mengatur waktunya untuk belajar, mencuci dan aktifitas lainnaya.

17. Perkebunan Sawit

Perkebunan sawit Pondok Pesantren Darunnajah berlokasi di Desa Bantal Kec. Pondok Suguh Muko-Muko Utara Bengkulu. Luas lahan 160 ha, kurang lebih 100 ha lahan sudah penuh dengan tanaman kelapa sawit dan sudah berbuah.

 

 Pondok Pesantren Darunnajah Kerjasama Dengan Bank Mu’amalat Indonesia

Pondok Pesantren Darunnajah tidak pernah berhenti dalam berusaha meningkatkan produktivitas dan penghasilan Pesantren guna menunjang lajunya pendidikan dan pengajaran, dengan kemandirian ekonomi. Untuk itu, Darunnajah mengadakan kerjasama dengan Bank Mu’amalat Indonesia dalam bidang keuangan dengan medirikan kantor kas di dalam kampus pada tanggal 19 Mei 2006.Dengan adanya kerjasama ini maka Pondok Pesantren Darunnajah mendapatkan manfaat yaitu mempermudah dalam menejemen keuangan, lebih terfokus karena pembayaran iuran bulanan santri melalui Bank ini.

Prestasi

Sebagai salah satu hasil nyata perkembangan KPDN selama ini adalah KPDN berhasil mendapat peringkat II se-Jakarta Selatan. Hal ini sangat terbukti sangat terbukti bahwa KPDN tidak hanya merupakan koperasi yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya saja, melainkan juga membina dan membangun kesejahteraan warga sekitarnya. Selain itu juga KPDN telah mampu menciptakan sumber daya manusia dan lapangan kerja yang berkualitas.

Sorry, the comment form is closed at this time.