Apakah Ujian untuk Belajar atau Belajar untuk Ujian ? dan Bagaimana Trik yang jitu Sukses Ujian

 

Kewajiban menuntut ilmu merupakan perintah agama dan merupakan suatu keutamaan bagi orang yang menuntut ilmu. Dalam firman-Nya Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat. Rasul sendiri dalam haditsnya bersabda bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslimim dan muslimat, tentu kita sebagai umatnya Nabi Muhammad SAW akan mengikuti beliau.

Karena menuntut ilmu atau pendidikan merupakan investasi masa depan yang sangat menguntungkan, dengan menuntut ilmu orang akan mengerti tentang segala aspek kehidupan, baik budaya, ekonomi, moral dll.

Lembaga pendidikan dengan berbagai jenisnya telah menyatu padu dengan bangsa ini. Ada pendidikan yang berbasiskan islam seperti pesantren, ada juga yang sekolah umum(negeri). Dalam perkembangan saat masyarakat Indonesia mulai melirik dunia pesantren, masyarakat mulai akan pentingnya dasar keimanan dan akhlak pada pribadi anak-anak mereka.

Ujian merupakan hal atau keadaan yang pasti dihadapi atau dialami setiap orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Hal ini merupakan sunnatullah yang sudah di tentukan oleh Sang Pencipta, karena dengan ujian lah orang menjadi mulia atau menjadi hina, bagi yang bisa menaklukkannya maka mulia lah ia, dan sebaliknya yang tidak bisa menaklukkannya maka hina lah ia.

Ujian dalam hidup ini harus dihadapi dan ditaklukkan bukan untuk ditakutkan atau kabur lari darinya, begitupun para santri yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren darunnajah. Mereka juga akan menghadapi ujian yang tinggal menghitung hari.

Tak terasa tinggal seminggu lagi masuk kelas para santri akan berkahir secara formal untuk semester ini, karena setelah itu mereka akan menghadapi ujian lisan dan dilanjutkan dengan ujian tulis. Tepatnya tanggal 27 November 2017 adalah terakhir masuk kelas, mereka tidak masuk kelas secara formal, namun tetap belajar untuk mempersiapkan ujian.

Proses belajar yang telah mereka jalani akan dihadapkan kepada ujian untuk menguji sebatas mana kemampuan mereka. Dengan ujian tersebut maka akan menjadi bahan evaluasi untuk santri, guru, maupun walisantri kedepannya.

Berbeda dengan ujian disekolah-sekolah pada umumnya, pondok pesantren darunnajah mewajibkan para santrinya untuk menjalani 3 ujian: yaitu ujian syafahi(ujian lisan), ujian tahriri(ujian tulis) dan ujian mental. Ujian-ujian tersebut bukan hanya dinilai secara obyektif namun juga secara subyektif. Ujian tersebut tidak hanya teruntuk santri tapi juga untuk asatidz, pengurus, pimpinan pesantren maupun para walisantri.

Sebelum menghadapi ujian tersebut para santri diwajibkan untuk menyelesaikan insya’ yaumi(karangan bahasa arab yang sudah ditentukan judulnya) dan juga dayli composition(karangan bahasa inggris), telah menyelesaikan ibadah amaliyah dengan melapor kepada walikelas masing-masing serta telah melunasi SPP dan uang ujian.

Ujian lisan adalah ujian yang ditempuh santri dalam menjawab soal-soal ujian secara lisan, yang mana santri tersebut hanya sendiri untuk menjawab pertanyaan-[ertanyaan dari 2 tau 3 penguji.

Ujian tulis adalah ujian yang ditempuh para santri dalam menjawab soal-soal ujian dalam bentuk tulisan, yang mana bentuk soalnya adalah essay yang harus diselesaikan dalam rentang waktu yang  telah ditentukan.

Ujian mental adalah ujian paling penting bagi para santri, karena dengan mental lah mereka bisa kuat menjalani hari-hari ujian, tanpa mental yang kuat mungkin mereka akan mental dan tersingkirkan, dengan mental lah mereka akan terus memanjatkan doa-doa, dengan mental lah mereka istiqomah belajar dan sabar dalam menghadapi segala bentuk ujian yang mereka tempuh.

Terlepas dari semua itu yang perlu santri pahami adalah jadikan ujian debagai bahan evaluasi belajar, jadikan ujian sebagai ajang meningkatkan semangat dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Yang terpenting dari ujian ini juga proses yang dihadapi, bukan hasil ujiannya, akan tetapi Bukankah hasil tidak pernah mengkhianati proses?

Ujian dipondok pesantren sangat unik dan mengesankan bagi para santri-santrinya. karena dalam masa dan proses ujian para santri belajar bersama-sama dengan sejawatnya, dan yang diuji pun bukan cuma dari aspek keilmuan saja tapi juga dari akhlak dan adab santri, karena banyak orang yang pintar ilmu tapi tidak pintar adab, maka para santri dituntut pintar ilmu dan pintar adab.

Karena pesantren mengajarkan dari berbagai aspek seperti kognitif, afektif dan psikomotorik. Mengajar tidak hanya membuat santri pintar ilmu, tapi mulia akhlaknya, terampil kreatif prilakunya. Karena pesantren adalah lingkungan masyarakat kecil, yang kelak mereka hadapi dimasyarakat yang sesungguhnya.

 

Ada beberapa trik jitu dalam mengahadapi ujian yang bisa dipraktekkan:

  1. niatkan ujian untuk belajar
  2. tambah meningkatkan ibadah agar lebih tenang
  3. meminta doa dan restu dari kedua orangtua
  4. meminta doa dari teman-teman
  5. meminta doa dari para guru
  6. berdoa untuk diri sendiri
  7. mendoakan teman-teman yang juga akan ujian
  8. manfaat waktu pagi terutama sebelum atau sesudah subuh menghapal pelajaran hapalan(mahfudzot, muthola’ah, tafsir dll)
  9. manfaatkan waktu siang atau sore untuk belajar pelajaran yang ringan atau pemahaman(bahasa indonesia, sejarah, geografi,biologi dll)
  10. manfaatkan waktu malam untuk belajar pelajaran yang bersifat eksak atau hitung-hitungan(matematika, fisika, berhitung, faraidh) atau bisa juga dimanfaat untuk mereview pelajaran yang sudah dipelajari di pagi atau sore hari
  11. siapkanlah rangkuman atau catatan pelajaran secara ringkas agar mudah dipahami dan dihapal
  12. agar pelajaran-pelajaran yang akan diujikan di pelajari dari jauh-jauh hari agar tidak menumpuk
  13. siapkan gizi/suplemen tambahan(susu, milo, energen, madu dll)

 

Mungkin itu beberapa tips dan trik yang bisa dipraktekkan terutama bagi para orang tua yang anaknya akan menghadapi ujian.

LIHAT JUGA

TELUSURI JUGA

Trik jitu Sukses Ujian

Oleh : Tanri Wicaksono

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

Darunnajah Charity adalah lembaga Darunnajah yang fokus di bidang sosial dan kemasyarakatan. Darunnajah Charity menerima donasi dalam berbagai bentuk, baik zakat, infaq, shadaqah, wakaf ataupun lainnya. Darunnajah Charity memiliki banyak program sosial kemasyarakatan. Diantaranya; Beasiswa dhuafa, panti asuhan, bakti sosial, posko bencana alam, dll. Lembaga ini juga melibatkan santri dalam kegiatannya sehingga santri dapat belajar peduli dengan sesama dan indahnya berbagi. Banyak sekali santri, warga, korban bencana dan pihak-pihak lain yang merasa terbantu dengan adanya lembaga Darunnajah Charity.